Berita

Komunitas peduli sungai di Samarinda, Kaltim, melalui Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS-SKM) dalam kaitan memperingati Hari Air Sedunia pada 22 Maret 2018, mengingatkan bahwa air tercipta bukan hanya untuk manusia, namun semua makhluk hidup selalu membutuhkan air.

Tumbuhan dan binatang juga makhluk hidup sehingga mereka juga butuh air, bahkan tidak sedikit habitan yang hidup di lingkungan air umum.

 


Lomba pungut sampah dan sedimen drainase yang berlangsung di Kelurahan Pasundan, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda pada 25 Maret 2018 dihadiri  Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Anang Muchlis. Beliau bahkan kagum dengan penataan jalannya, dimana hampir semua jalan utama sudah di beton semen.

 Dalam kesempatan ini, banyak antusias dari organisasi yang peduli dengan lingkungan mengikuti lomba ini dalam rangka memeriahkan kegiatan serta memberi contoh kepada masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gotong royong dalam kehidupan bersosialisasi dan bermasyarakat.


Dalam rangkaian Hari Air Dunia (HAD) XXVI tahun 2018, Sabtu (31/3), dilakukan aksi tanam pohon dan bersih bersih di jalur hijau Sungi Karang Mumus yang terpusat di Sekolah Sungai Karang Mumus (Sesukamu) di Muang Ilir, Lempake Samarinda Utara.