BWS Kalimantan III

Card image cap

Selamat Datang di Situs Balai Wilayah Sungai Kalimantan III

Pengelolaan sumber daya air yang kurang memperhatikan siklus hirologi, bersifat parsial, tidak seimbangnya konservasi dan pendayagunaan air, serta kurangnya dukungan stakeholder telah menyebabkan meningkatnya berbagai permasalahan sumber daya air. Permasalahan tersebut diantaranya adalah meningkatnya kejadian banjir, kekeringan, erosi-sedimentasi, kelangkaan air bersih, menurunnya kualitas air dan meningkatnya jumlah daerah aliran sungai (DAS) kritis di Indonesia. Permasalahan tersebut diperkirakan akan terus meningkat dan dapat menyebabkan menurunnya dayadukung sumber daya air terhadap kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mempertahankan daya dukung sumber daya air terhadap kehidupan masyarakat, maka paradigma pengelolaan sumber daya air yang selama ini dijalankan harus diubah ke arah pendekatan pengelolaan yang bersifat terpadu. Pengelolaan terpadu atau lebih dikenal dengan Integrated Water Resources Management (IWRM) menuntut bahwa sumber daya air harus dikelola secara utuh dalam kesatuan wilayah pengelolaan, tercapainya keseimbangan konservasi dan pendayagunaan sumber daya air, dan mendapat dukungan dari stakeholder sumber daya air.

Pencarian
Sosial Media
                   
Polling
Apakah Anda Puas Dengan Pelayanan BWS Kalimantan III




                     
Jumlah Pengunjung
Hari Ini    :    301    Pengunjung
Kemarin    :    419    Pengunjung
Minggu Ini    :    451    Pengunjung
Bulan Ini    :    4,103    Pengunjung
Total    :    4,160    Pengunjung

Informasi Utama


Video

Bendungan Teritip Kota Balikpapan

Upacara Hari Pancasila 2018

Gerakan Revolusi Mental (Outbond) BWS Kalimantan III

Peresmian Intake Loa Kulu dan Intake Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara

Panen Raya Padi Sawah Desa Miau Baru Kabupaten Kutai Timur

Rehabilitasi Jaringan Reklamasi Rawa Sebakung Kabupaten Penajam Paser Utara


Galery Foto